Selasa, 21 Oktober 2014

Implementasi Pembelajaran Fonologi bagi Mahasiswa


Kelompok 2
Chendia Lufiandari
(A1B114009)
Ermawati
(A1B114016)
Hayatun Nufus
(A1B114073)
Megawati
(A1B114032)
Muhammad Firdaus
(A1B114080)
Nor Anisa
(A1B114087)
Ridho Ansyori
(A1B114094)
Rosmiati
(A1B114050)
Super Sumanto S.
(A1B114059)
Tri Kardina
(A1B112038


Pengertian dan implementasi fonologi
            Fonologi adalah bidang linguistik yang mempelajari, menganalisis dan membicarakan peruntutan bunyi-bunyi bahasa. Fonologi  terbentuk dari kata fon yang artinya bunyi,dan logi artinya ilmu. Fonologi sebagai bidang  khusus dalam linguistik untuk mengamati bunyi-bunyi suatu bahasa tertentu menurut fungsinya untuk membedakan makna leksikal dalam bahasa tersebut .
Fonologi mempunyai dua cabang pengkajian,
Pertama: fonetik, fonetik yaitu cabang kajian yang mengkaji bagaimana bunyi-bunyi fonem sebuah bahasa direalisasikan. Kedua : fonemik, yaitu kesatuan bunyi terkecil suatu bahasa yang berfungsi membedakan makna.
            Implementasi pembelajaran fonologi bagi mahasiswa  merupakan pelaksanaan, penerapan atau evaluasi pembelajaran fonologi  di kalangan mahasiswa.
·         Implementasi fonologi :
Pada saat pembelajaran fonologi Bahasa Indonesia dikelas, Mahasiswa diajak untuk belajar dan bermain pesan berantai yang bertujuan sebagai aplikasi bagaimana mekanisme penerimaan bunyi bahasa itu diterima oleh telinga kita. Prosedur permainan pesan berantai dilaksanakan dalam langkah-langkah sebagai berikut:
1. Dosen membagi kelompok dalam satu kelas minimal dua kelompok
2. Setiap kelompok siswa membentuk barisan panjang dengan jarak tertentu yang tidak terlalu rapat. Kemudian tentukan mahasiswa yang menjadi informan pertama.
3)Dosen memberikan informasi cara permainan kemudian memberikan informasi kepada mahasiswa informan secara rahasia
 4) mahasiswa informan pertama menyampaikan pesannya kepada mahasiswa di depannya dengan cara membisikkan. Kesempatan membisikkan maksimum 2 kali
5) Mahasiswa kedua harus menyimak baik-baik dan mengingatnya. Mahasiswa juga boleh mencatatnya asal sesuai dengan peraturan yang ditetapkan
6) Mahasiswa terakhir menulis atau menyampaikan pesan tersebut di depan teman-teman yang lain;
7) Permainan bisa diulangi beberapa kali dengan pesan yang berbeda dan dengan jumlah kelompok lebih banyak. Kegiatan diakhiri setelah seluruh kelompok mampu menerima dan menyampaikan pesandengan benar
 8) Setelah itu, dosen dan mahasiswa membahas dengan refleksi dan tindak lanjut (Allison Bartl).

Penerapan di atas merupakan jenis fonetik audiotoris yang memelajari bagaimana mekanisme penerimaan bunyi bahasa itu oleh telinga kita.

·         Implementasi fonologi :
Pada saat di kampus setiap mahasiswa pastilah berkomunikasi dengan sesama mahasiswa lainnya. Dalam komunikasi tersebut terdapat beberapa logat, bahasa, dan bunyi vokal maupun konsonan yang berbeda.
Contoh : orang yang berasal dari daerah Banjar saat berbicara banyak menggunakan bunyi vokal O, sedangkan dari daerah Hulu Sungai berbicara dengan menggunakan bunyi vokal U. Jadi, saat berada di kampus, ketika mahasiswa berkomunikasi dengan sesama mahasiswa lainnya maka akan terlihat perbedaan bunyi vokal. Seperti, pada saat orang Banjar mengatakan kata “koler” maka akan terlihat perbedaan pengucapan dari mahasiswa yang berasal dari Hulu Sungai yang biasa menyebut kata “kulir” meskipun pengucapannya berbeda, tetapi mahasiswa tersebut memiliki arti pemikiran yang sama. Contoh di atas merupakan penerapan fonologi secara fonetik. Fonetik yaitu cabang ilmu yang mempelajari bunyi bahasa tanpa memperhatikan apakah bunyi-bunyi tersebut mempunyai fungsi sebaga pembeda makna atau tidak.

·         Implementasi proses pembelajaran mingguan fonologi
Pokok bahasan atau materi pembelajaran yang diberikan: Pendahuluan, Gambaran Umum Fonologi, Fonetik: Gambaran umum, Fonetik: Tahapan komunikasi, proses, pembentukan, dan Transkripsi Fonetis, KUIS, Klasifikasi bunyi segmental dan suprasegmental bahasa Indonesia, Ciri-CiriProsodiatauSuprasegmental Bahasa Indonesia, Ujian Tengah semester, Fonemik: Fonem, Dasar, Prosedur Analisis, Klasifikasi, distribusi, dan realisasi fonem bahasa Indonesia, Perubahan fonem atau bunyi dalam bahasa Indonesia, Perubahan fonem atau bunyi dalam bahasa Indonesia, Refleksi, Ujian Akhir Semester.

Demikian implementasi atau penerapan fonologi untuk mahasiswa,semoga dengan cara ini kita sebagai mahasiswa dapat memahami implementasi dari fonologi.


2 komentar: